11 APR 2020        NEWS

Targetkan 8,3 Juta Pelanggan IndiHome Tingkatkan Pelayanan Pelanggan hingga Inovasi Produk Digital di Tahun 2020

Jakarta, 24 Februari 2020 – IndiHome yang merupakan bisnis fixed broadband PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus bertumbuh sangat pesat dan menutup tahun 2019 dengan sangat baik di mana jumlah pelanggan mencapai tujuh juta dengan pertumbuhan revenue sebesar 48%. Tidak hanya itu, IndiHome juga telah tersedia di 489 dari 514 kota dan kabupaten di Indonesia. Mengawali tahun 2020, IndiHome semakin menguatkan posisinya sebagai market leader fixed broadband dengan target 8,3 juta pelanggan serta pertumbuhan revenue hingga 20%. Hal ini dilakukan IndiHome melalui peningkatan pelayanan pelanggan, inovasi produk dan juga program-program menarik yang meningkatkan kualitas pengalaman digital pelanggan.

 

Sebagai langkah untuk mencapai target, IndiHome telah memiliki strategi penjualan di antaranya, fokus pada penetrasi penjualan IndiHome melalui digital aktivasi yang terintegrasi dengan new platform digital marketing, mengoptimalkan alat produksi yang sudah dan akan dibangun, serta mengemas penjualan IndiHome dengan berbagai gimmick yang menarik seperti IndiHome Semarak Kebahagiaan, IndiHome Wujudkan Rumah Ceria 2020 dan lain sebagainya.

 

Selain itu, untuk menjaga kualitas layanan IndiHome, IndiHome memiliki standar operasi yang ketat dalam penarikan jaringan fiber secara end to end sampai rumah pelanggan. Untuk segmen apartmen dan premium klaster, IndiHome fokus untuk menggelar secara cepat jaringan fiber ke lokasi tersebut dan menawarkan business model partnership yang baru dan lebih menarik untuk apartmen dan premium klaster.

 

 

Dalam menyukseskan targetnya, IndiHome juga terus berinovasi dalam menciptakan produk digital yang lebih kreatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Kali ini, IndiHome melakukan inovasi produk dengan menciptakan IndiHome Lite, produk yang menawarkan konsep berlangganan secara berpasangan untuk dua pelanggan sekaligus dengan harga yang terjangkau.

 

Siti Choiriana selaku Direktur Consumer Service Telkom Indonesia mengatakan, “IndiHome Lite merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan bagi seluruh lapisan masyarakat serta menciptakan digital lifestyle kepada masyarakat Indonesia. Ini juga merupakan salah satu langkah IndiHome dalam menghapus kesenjangan digital di Indonesia.”

 

 

Pada TV interaktifnya, IndiHome berupaya menyediakan tayangan yang menghibur serta berkualitas, dibuktikan dengan tayangan yang akan menjadi spesial di tahun 2020, yaitu UEFA EURO 2020. IndiHome bekerja sama dengan Mola TV App dalam menayangkan 51 pertandingan UEFA EURO 2020 secara lengkap di Mola TV App yang tersedia di TV Interaktif IndiHome.

 

“Melalui Mola TV App yang tersedia di TV Interaktif IndiHome, pelanggan dan masyarakat Indonesia dapat menyaksikan 51 pertandingan UEFA EURO 2020 secara lengkap, termasuk tayangan eksklusif atas 12 pertandingan yang tidak tersedia di TV lainnya. Oleh karena itu, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersiap-siap menikmati berbagai momen spesial bersama IndiHome,” ujarnya.

 

Program marketing IndiHome pun tidak luput dari inovasi. Di tahun 2020 ini, IndiHome meluncurkan tema campaign “Semua Rumah Semua Bisa” untuk membangun keyakinan setiap keluarga Indonesia bahwa mereka mampu menembus dunia dari rumah melalui layanan dan konten IndiHome. Selaras dengan ini, IndiHome juga mencerminkan semangat serta citra baru dalam menjadi bagian dari langkah kemajuan bangsa Indonesia guna mewujudkan Indonesia unggul. IndiHome percaya bahwa kemajuan bangsa berpusat dari lingkup terkecil masyarakat, yaitu rumah, melalui layanan telekomunikasi, informasi media, dan edutainment yang berkualitas.

 

“IndiHome selalu mengedepankan kepentingan dari pelanggan dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan hingga produknya agar dapat mewujudkan masyarakat digital serta menghapus kesenjangan digital di Indonesia. IndiHome juga berharap dapat selalu menjadi bagian dari langkah keluarga Indonesia untuk terus menjadi bangsa yang maju dan berdaya saing global,” tutup Ana.